Curug Ibun Pelangi: Review Harga Tiket, Fasilitas, Lokasi

Wisata alam bisa menjadi alternatif terbaik untuk menarik diri sejenak dari kehidupan perkotaan yang runyam. Salah satu wisata alam yang sedang viral di Majalengka adalah Curug Ibun Pelangi. Menawarkan panorama tebing bebatuan membuatnya tampak sangat eksotis.

Anda bisa datang bersama orang terkasih sambil melakukan kegiatan menyenangkan. Ada banyak spot foto, sehingga cocok bagi Anda yang gemar berburu konten sosial media. Informasi lainnya bisa Anda lihat pada artikel berikut.

Daya Tarik Curug Ibun Pelangi

Curug Ibun Pelangi

Saat ini, pemerintah di kota-kota Indonesia sedang berupaya mengembangkan wisata alam. Tak heran jika mulai banyak wisata curug di Indonesia, khususnya di Majalengka. Lantas, apa yang membedakan curug ini dengan curug lainnya?

Daya tarik utama dari Ibun Pelangi adalah keindahan tebing tingginya yang terkena pantulan sinar matahari. Tabrakan cahaya seakan memecah bebatuan akan tampak sempurna dengan paduan cipratan air. Ini 4 daya tarik lainnya seputar Ibun Pelangi.

1. Tebing Tinggi

Curug ini mendapat julukan Green Canyon Majalengka karena memiliki tebing tinggi yang sangat indah. Bentuk tebingnya bervariasi dan mirip seperti Green Canyon Amerika. Apalagi, jika Anda melihat pemandangannya dari atas sungai.

Mata Anda akan dimanjakan dengan tampilan eksotis dari tebing berwarna coklat agak kehitaman. Di sekeliling tebing, ada pepohonan hijau yang menyejukkan dan membuat suasana semakin asri.

2. Aliran Air Dingin

Aktivitas utama yang bisa Anda lakukan di curug adalah berenang atau sekadar bermain air. Curug menawan ini memiliki aliran air dingin dari Sungai Cilongkrang. Arusnya memang sangat tenang dan aman untuk dinikmati.

Sumber air ini mengalir dari mata air Gunung Ciremai. Puncaknya berada sekitar 2 km dari curug bagian Selatan. Ini yang membuat warnanya masih sangat alami dan tidak terkontaminasi limbah.

Baca Juga:  Talaga Cikeas Resort dan Outbound: Harga, Fasilitas, Lokasi

Walaupun aliran airnya tenang dan bersih, namun pengunjung tetap harus waspada selama berenang. Apalagi, tidak ada penjaga khusus curug yang membantu memantau pergerakan pengunjung. Tingkat kewaspadaan perlu ditambah jika membawa anak kecil.

3. Jembatan Penghubung Tangga dengan Sungai

Sekilas, memang tidak ada yang spesial dari jembatan penghubung antara lokasi sungai dengan tangga treking. Jangan salah, pengelola berhasil mengemas jembatan penghubung tersebut dengan sangat indah, sehingga bisa menjadi spot foto.

Ukuran jembatan ini memang tidak terlalu besar, hanya 20 meter. Lokasi tepatnya berada di atas sungai Cilongkrang dan dibuat sangat kokoh menggunakan konstruksi besi. Selain itu, dinding besinya juga dicat warna-warni.

Kapasitas jembatan ini tidak terlalu besar, sehingga pengunjung sebaiknya bergantian ketika melewati jembatan. Jumlah yang paling aman adalah maksimal 5 orang. Pengunjung juga disarankan untuk tidak bermain-main di atas jembatan, seperti berlari, meloncat, atau menggoyang-goyangkan jembatan dengan sengaja.

4. Panorama Pelangi

Daya tarik selanjutnya adalah panorama pelangi sesuai namanya. Diantara dua tebing yang tinggi, keindahan pelangi akan terpancar berpadu sempurna dengan sungai yang alirannya deras. Nantinya, embun yang jatuh akan menghasilkan cahaya pelangi saat disinari matahari.

Biasanya, pelangi akan muncul di sekitar tebing. Sebelum berkunjung, siapkan peralatan kamera untuk mengabadikan momen berharga ini. Pelangi biasanya akan muncul di pagi atau sore hari, terutama saat matahari mencapai titik kemiringan 60°.

Jam yang paling tepat untuk berkunjung ke Curug Ibun Pelangi adalah 08.00 sampai 10.00 WIB. Pada jam-jam inilah, akan banyak pemandangan yang memanjakan mata. Tidak heran jika lokasi ini menjadi incaran para fotografer berburu foto menarik.

5. Air Terjun

Semua Curug tentu saja memiliki air terjun yang menarik untuk dinikmati. Curug ini memiliki air terjun yang sejuk setinggi 87 m. Airnya juga mengalir dengan tenang dan berwarna jernih.

Tentu berfoto dengan latar belakang air terjun dan tebing tinggi bisa mempercantik feeds Anda. Pengunjung juga diperbolehkan untuk berenang serta menikmati kesegaran air di sekitar air terjun. Namun ingat untuk selalu berhati-hati, terutama jika membawa anak kecil.

Baca Juga:  Curug Ceret Naringgul: Review Harga Tiket, Fasilitas, Lokasi

Alamat dan Rute Ibun Pelangi

Di awal tadi, Anda sudah tahu jika curug ini terletak di Majalengka. Lebih tepatnya lagi, curug ini berlokasi di Sukadana, Argapura, Majalengka, Jawa Barat. Untuk mengunjungi curug ini, ada beberapa alternatif jalan yang bisa Anda lewati.

Anda sebaiknya naik kendaraan pribadi supaya tidak berjalan terlalu jauh. Tempat ini berada sekitar 16 km jika dihitung dari pusat kota. Waktu yang dibutuhkan sekitar 30 menit untuk sampai ke lokasi.

Anda bisa mengarahkan kendaraan mulai dari Terminal Maja. Lalu, belok kiri dan terus melaju sampai ada petunjuk jalan yang mengarahkannya. Anda akan melewati akses jalan yang penuh tanjakan, belokan, dan tidak begitu lebar.

Namun, jangan khawatir karena jalannya terawat dengan baik dan pemandangannya asri. Dari situ, Anda hanya perlu waktu sekitar 5 menit hingga tiba di Curug Ibun Pelangi.

Jam Operasional Ibun Pelangi

Sebelum berkunjung, tentu saja Anda harus memperhatikan jam operasionalnya. Curug nan cantik ini buka setiap hari pukul 06.00 sampai 17.00 WIB. Pengunjung boleh datang kapan saja, namun sebaiknya cek ramalan cuaca terlebih dahulu.

Untuk menikmati keindahan curug, Anda harus melakukan treking singkat. Maka, pastikan cuaca cerah supaya aman. Untuk jam datangnya sendiri, disarankan pagi hari supaya bisa menghabiskan lebih banyak waktu di curug.

Jika tidak ingin terlalu ramai pengunjung, datang pada hari biasa. Pasalnya, saat hari libur tentu lokasi curug akan dipadati pengunjung. Ini bisa mengurangi keindahan foto karena terlalu banyak objek yang mengganggu latar belakang.

Fasilitas Curug Ibun Pelangi

Objek wisata alam di Majalengka jumlahnya cukup banyak. Pengunjung juga merasa nyaman karena pemerintah selalu menjaga kelestariannya dan menyediakan fasilitas penunjang. Apa saja fasilitas yang ada di sana?

  • Area parkir yang cukup luas dengan tarif terjangkau
  • Banyak spot foto alam yang sangat Instagenic
  • Toilet atau kamar bilas
  • Warung wisata
  • Jalur trekking yang nyaman

Fasilitasnya memang cukup minim, namun sudah mampu menghadirkan pengalaman liburan yang luar biasa. Jangan ragu untuk mengajak anak-anak, karena lingkungan curug sangat bersih dan aman.

Baca Juga:  Curug 7 Bidadari: Review Harga Tiket, Fasilitas, Lokasi

Harga Tiket Masuk Ibun Pelangi

Siapa sangka jika menikmati keindahan curug alami tidak perlu merogoh kocek dalam. Untuk masuk ke kawasan Ibun Pelangi, cukup membayar tiket sekitar Rp10.000 per orang. Ini belum termasuk biaya makan dan minum di warung sekitar.

Selain itu, pengunjung juga harus membayar biaya retribusi parkir. Untuk motor, tarifnya Rp3.000, sementara mobil tarifnya Rp5.000. Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola.

Tips Berkunjung

Sebelum masuk ke kawasan wisata, tentunya ada beberapa aturan yang harus dipatuhi pengunjung. Supaya pengalaman liburan lebih menyenangkan, pengunjung perlu memperhatikan sejumlah tips berikut ini.

  1. Datang saat pagi hari atau ketika cuaca cerah supaya dapat menikmati pemandangan indah di curug ini
  2. Bawa pakaian ganti jika ada rencana berenang atau main air
  3. Gunakan pakaian yang nyaman dan menarik untuk mengabadikan foto
  4. Berhati-hati ketika menuruni atau menaiki anak tangga, terutama saat musim hujan
  5. Membawa uang lebih untuk membeli makanan dan minuman di warung wisata sekitar curug
  6. Bertingkah laku yang sopan dan tidak bicara sembarangan

Curug Ibun Pelangi layak menjadi destinasi wisata favorit di Majalengka. Keindahan panoramanya dan sejuk udara sekitar bisa membuat Anda betah berlama-lama. Jangan lupa untuk mengajak orang terkasih, seperti keluarga, teman, pasangan, maupun lainnya.

Baca Juga: